Thursday, 17 January 2019

7 Pesawat Tercepat Buatan Manusia dengan Kecepatan Supersonik

7 Pesawat Tercepat Buatan Manusia dengan Kecepatan Supersonik

Tidak hanya di daratan atau di lautan, ambisi manusia untuk mencapai titik kecepatan tertinggu juga dibuktikan dengan banyaknya kendaraan terbang, baik berupa pesawat terbang umum atau khusus sampai dengan yang masuk kategori jet militer atau yang berfungsi untuk misi antariksa. Dari semua kendaraan bersayap dan dapat terbang tersebut, ada 7 di antaranya yang masuk kategori tercepat sepanjang masa. Berikut daftarnya dari snarg:
  • Mikoyan MiG-25 Foxbat – 2,170 mph (3,470 km/j)
Mikoyan MiG-25 Foxbat
Mikoyan MiG-25 Foxbat atau dikenal juga dengan nama lain Mikoyan Gurevich-25 Foxhound adalah jet tempur buatan Rusia yang menggunakan mesin buatan Soviet untuk mengintersep pesawat-pesawat tempur buatan Amerika Serikat saat terjadinya Perang Dingin, seperti salah satunya adalah SR-71. Dikarenakan harus menyaingi SR-71, maka perlu dibat pesawat yang mampu menjelajah dan melaju dengan kecepatan supersonik. Mikoyan MiG-25 Foxbat ini adalah pesawat paling atas di jajaran MiG lainnya untuk masalah kecepatan.
  • Lockheed YF-12 – 2,275 mph (3,661 km/j)
Lockheed YF-12
Lockhead YF-12 adalah pesawat yang memiliki desain sampai dengan kemampuan hampir menyamai apa yang dimiliki SR-71. Pesawat yang memiliki fasilitas Air-to-Air missile ini diciptakan oleh seorang desainer ternama bernama Clarence ‘Kelly’ Johnson yang mana sampai sekarang hanya tersisa 3 unit saja dari 12 unit yang pernah diproduksi sebelumnya.
  • SR-71 Blackbird – 2,500 mph (4,023 km/j)
SR-71 Blackbird
SR-71 Blackbird merupakan salah satu pesawat jet tempur Amerika Serikat yang paling dibanggakan. Pasalnya, pesawat yang diproduksi pertama kali pada tahun 1966 itu sebenarnya akan digunakan untuk misi luar angkasa NASA, namun kemudian penggunaannya dibagi menjadi 2 yaitu untuk USAF dan NASA sendiri. Selain memiliki kecepatan yang ekstrem, SR-71 ini juga dilengkapi dengan berbagai teknologi paling mutakhir dan terhebat untuk zaman itu.
  • Boeing X-51 Scramjet – 3,900 mph (6.276 km/j)
Boeing X-51 Scramjet
Boeing X-51 Scramjet merupakan pesawat yang dilengkapi dengan teknologi paling mutakhir, yaitu Wave Rider yang mana merupakan ‘anak kesayangan’ DARPA, USAF dan beberapa badan penerbangan Amerika Serikat lainnya. Hampir sama seperti North American X-15, X-51 ini memiliki tubuh lebih kecil dan mampu melesatkan missile dari jarak jauh secara cepat. Pesawat ini dalam satu kali pengisian bahan bakar, mampu melesat dan mencapai jarak sejauh 460 mil.
  • North American X-15 – 4,520 mph (7,274 km/j)
North American X-15
Sempat menjadi pesawat jet temput andalan Amerika Serikat di tahun 60-an, akhirnya North American X-15 harus turun peringkat ke posisi ke-3 dunia sebagai pesawat udara tercepat di dunia. Pesawat ini pernah diujicobakan untuk mencapai kecepatan maksimal dengan hasil 7,200 km/jam pada tanggal 3 Oktober 1967 yang mana dikendalikan oleh seorang pilot bernama William J Knight.
  • X-43 – 6,598 mph (10,618 km/j)
X-43
Seperti halnya Boeing X-51 Scramjet, X-43 adalah pesawat yang diciptakan untuk tujuan atau misi angkasa luar. Pernah diujicobakan melaju dengan kecepatan maksimal tanpa awak, X-43 mampu menerobos benteng Mach 9.6. Walaupun dikatakan sebagai pesawat tercepat di dunia sampai saat ini, namun satu hal yang menjadi cukup unik adalah teknologi serta mesin-mesin yang dipakainya merupakan buatan tahun 1950. Menurut kabar, pihak Amerika Serikat sedang mengembangkan mesin dari X-43 ini untuk membuat pesawat lain yang terbaru dan tentu saja tercepat sepanjang sejarah peradaban manusia.
  • Falcon HTV-2 – 12,608 mph (20,290 km/j)
Falcon HTV-2
Falcon HTV-2 atau Falcon Hyoersonic Technology Vehicle-2 ini merupakan project rahasia DARPA Force Application and Launch from CONtinental United States yang kali pertama diperkenalkan pada tahun 2003 dan kemudian dilanjutkan programnya sampai dengan tahun 2006. Falcon HTV-2 ini merupakan lanjutan dari Falcon HTV-1 yang mana misinya kemudian secara mengejutkan dihentikan hanya berselang 9 menit setelah dirilis. Sekarang ini, belum ada pesawat yang diciptakan untuk dapat menyamai kecepatan dari Falcon HTC-2 ini.

Ini Dia 7 Film Terbaik yang Pernah dibuat Sepanjang Masa

Ini Dia 7 Film Terbaik yang Pernah dibuat Sepanjang Masa


Membuat film yang sukses dan menghibur adalah pekerjaan yang cukup sulit seperti itu, jadi tentu saja tekanan untuk menciptakan sekuel yang sempurna cukup Herculean. Apalagi, risiko kegagalan lebih banyak, karena penonton selalu berniat untuk melihat sesuatu yang lebih besar dari versi film sebelumnya. Namun, pada masa-masa ini, jika sebuah film sukses secara komersial, tim mulai bekerja untuk sekuel baru yang lebih menarik tanpa penundaan.
Selama bertahun-tahun, waralaba film telah menghasilkan lebih dari miliaran dolar, semua karena mereka berhasil menciptakan pengikut penggemar yang berdedikasi. Di sini kami menyoroti beberapa seri film paling berkesan dan sukses yang selalu kami sukai untuk ditonton ulang.
  1. The Dark Knight Trilogy
The Dark Knight Trilogy
Salah satu karakter yang paling ikonik dari ‘Joker’ dimainkan oleh Heath Ledger, yang meninggal sebelum rilis film dan memenangkan Academy Award untuk aktor terbaik dalam peran pendukung (anumerta). Ketiga film itu ternyata sangat sukses; ‘The Dark Knight’ menjadi yang tertinggi di tahun 2008.
  1. The Godfather
The Godfather
Pada film seri ‘Godfather’ diyakini sebagai salah satu waralaba terbesar dan paling sukses sepanjang masa. Tidaklah salah untuk mengatakan bahwa keberhasilan film-film tersebut dikreditkan semata-mata kepada para aktor.
  1. X – Men
X – Men
Film  ‘Logan’ dan ‘X-Men (Apocalypse)’ telah diminati secara luas, yang terakhir menghasilkan keuntungan sebesar 285 juta US Dollar di seluruh dunia. Berbagai karakter dari seri terutama ‘Wolverine’ (Logan) menjadi ikon yang paling terkenal.
  1. Indiana Jones
Indiana Jones
Film ini diyakini sebagai salah satu karakter yang paling bertahan sepanjang masa, secara luas dianut dan diimajinasikan oleh orang-orang di seluruh dunia. Empat angsuran dari film ini telah dirilis dan yang kelima sudah dalam pembuatan, dengan Steven Spielberg dan Harrison Ford di belakang proyek tersebut.
  1. Rocky
Rocky
Peran Creed datang sebagai perpanjangan ke seri ‘ Rocky ‘. Ini adalah salah satu waralaba film yang mengubah kehidupan seorang manusia biasa dan menjadikannya salah satu aktor terbesar sepanjang masa. Sylvester Stallone, yang menciptakan karakternya sendiri ‘Rocky Balboa’, menjadi identitas seumur hidupnya.
  1. Star Wars
Star Wars
Permainan panggung di Amerika yang paling signifikan dimulai pada tahun 1977 dan setelah empat dekade dan beberapa film, waralaba lebih dari siap untuk angsuran berikutnya. Ada faktor penggerak nostalgia besar yang membuat pemirsa kembali setiap kali merilis versi baru. Bahkan mereka yang tidak tahu tentang sejarah atau alur cerita akhirnya menontonnya, hanya demi visualnya yang sangat menakjubkan
  1. Harry Potter
Harry Potter
Film  ‘Harry Potter’ adalah film terlaris tentunya untuk bioskop. Film-film, yang berjumlah total delapan series ini telah meraup 7,7 miliar US Dollae. Apalagi, selama bertahun-tahun ini, terlihat bahwa Daniel Radcliffe, Rupert Grint, dan Emma Watson tumbuh dan berubah menjadi tiga bintang yang paling disukai dan juga digemari pada saat ini.

Mulai dari 2004 Hingga 2018 Ini Dia Bencana Mengerikan yang Terjadi di Indonesia

Mulai dari 2004 Hingga 2018 Ini Dia Bencana Mengerikan yang Terjadi di Indonesia

Indonesia sebagai salah satu negara yang sangat luas memang sering sekali mengalami bencana alam seperti longsor, banjir, angin kencang, gempa bumi dan bahkan tsunami.
Indonesia juga sempat mengalami bencana-bencana besar yang akhirnya menelan banyak korban jiwa.
Mulai dari tahun 2004 hingga 2018 ini dia merupakan sederet bencana alam mengerikan yang pernah terjadi di Indonesia.
2004
26 Desember : Gempa bumi di dekat pesisir utara pulau Sumatera mengakibatkan tsunami
yang memakan lebih dari 220.000 korban dari negara-negara di sekitar Samudera Hindia, termasuk 168.000 korban dari Indonesia.2006
24-29 Desember : Lebih dari 300 orang hilang atau meninggal setelah terjadi banjir di Sumatera, yang menyebabkan 350.000 kehilangan tempat tinggal.
17 Juli : 650 orang meninggal di Jawa setelah gempa bumi di dasar laut menyebabkan terjadinya tsunami.
20-24 Juni : banjir di Sulawesi menyebabkan sedikitnya 350 orang meninggal atau hilang, dan 13.000 kehilangan tempat tinggal.
27 Mei : Gempa bumi di Yogyakarta menyebabkan sedikitnya 5.800 orang meninggal dan satu setengah juta orang kehilangan tempat tinggal.
28 Maret : Gempa bumi sebesar 8.6 SR mengguncang Nias dan menyebabkan sedikitnya 900 orang meninggal.
2007
26 Desember : Lebih dari130 orang meninggal dalam banjir dan tanah longsor di Jawa.
Juli: Lebih dari130 orang meninggal dalam banjir dan tanah longsor di Sulawesi.
6 Maret: Gempa bumi Sumatera menyebabkan sedikitnya 73 orang meninggal.
1 Februari: Banjir Jakarta menyebabkan sedikitnya 80 orang meninggal.
2009
8 November: Tanah longsor di Palopo, Sulawesi Selatan menyebabkan sedikitnya 30 orang meninggal.
30 September: Gempa bumi Padang menyebabkan sedikitnya 1.117 orang meninggal.
2 September: Gempa mengguncang Jawa, menyebabkan sedikitnya 100 orang meninggal.
2010
26 Oktober: Gunung Merapi meletus di Jawa Tengah, memaksa lebih dari 100.000 orang dievakuasi dan menyebabkan lebih dari 100 orang meninggal.
25 Oktober: Gempa 7.7 SR dirasakan di sebelah barat Sumatera Barat. Alaram tsunami yang tidak berbunyi menyebabkan lebih dari 400 orang meninggal di Kepulauan Mentawai
dan lebih dari 15.000 orang kehilangan tempat tinggal. Puluhan orang masih tidak ditemukan.
4 Oktober: Banjir melanda Wasior di Papua Barat menyebabkan sedikitnya 148 orang meninggal.
23 Februari: Sedikitnya 85 orang meninggal atau hilang setelah terjadi tanah longsor di dekat Bandung
2012
11 April : Gempa bumi ini tercatat sebagai gempa terbesar yang diakibatkan pergerakan sesar geser (strike-slip fault), mengalahkan gempa serupa di San Francisco tahun 1906 (magnitudo 7,9)
dan gempa bumi Wairarapa di Selandia Baru tahun 1855 (magnitudo 8,2).
2013
2 Juli: Gempa berkekuatan 6,2 SR terjadi di kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah dengan jumlah korban tewas mencapai 39 jiwa.
2014
13 Februari: Gunung Kelud meletus di Jawa Timur
Januari: Gunung Sinabung meletus di Sumatera Utara dan menelan banyak sekali korban jiwa.
2016
24 September: Banjir bandang terjadi di Kabupaten Garut dan Sumedang menyebabkan 34 orang tewas.
2017
Ditahun ini memang banyak sekali terjadi letusan gunung seperti Gunung Sinabung meletus dua kali dan juga Gunung Agung Meletus.
2018
28 September : Gempa, likuifaksi, dan tsunami Palu. Gempa besar, tsunami, dan likuefaksi memporakporandakan kota Palu, Donggala, dan beberapa wilayah lain di provinsi itu.
Rentetan bencana alam itu diawali dengan gempa berkekuatan magnitude 7,4 yang terjadi di kedalaman
10 kilometer di jalur Sesar Palu Koro pada 28 September 2018 pukul 17.02 sore.
Akibat guncangan besar itu, terdapat pergerakan tanah atau yang kemudian disebut dengan likuifaksi di wilayah Desa Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.
(ayu/tipstren)

Thursday, 10 January 2019

Sinyal Radio Misterius Terdeteksi dari Luang Angkasa

Sinyal Radio Misterius Terdeteksi dari Luang Angkasa

Para astronom telah mengungkap detail sinyal misterius yang berasal dari galaksi yang jauh, diambil teleskop di Kanada. Tempat dan asal dari sinyal gelombang radio tersebut masih menjadi misteri.
Di antara 13 sinyal radio cepat, yang dikenal sebagai FRB adalah sinyal berulang yang sangat tidak biasa, berasal dari sumber yang sama sekitar 1,5 miliar tahun cahaya.


Peristiwa semacam itu hanya pernah dilaporkan satu kali sebelumnya, oleh teleskop "Mengetahui bahwa ada yang lain menunjukkan bahwa mungkin ada lebih banyak di luar sana. Dan dengan lebih banyak pengulang dan lebih banyak sumber yang tersedia untuk dipelajari, kita mungkin dapat memahami teka-teki kosmik ini, dari mana mereka berasal dan apa yang menyebabkannya," kata Ingrid Stairs, seorang astrofisika dari University of British Columbia (UBC).
Observatorium CHIME, yang terletak di Lembah Okanagan British Columbia, terdiri dari empat antena semi-silinder sepanjang 100 meter, yang memindai seluruh langit utara setiap hari.
Teleskop itu baru saja dibuat dan beroperasi tahun lalu, mendeteksi 13 dari radio itu meledak dengan segera, termasuk repeater. Penelitian ini sekarang telah dipublikasikan di jurnal Nature.
"Kami telah menemukan repeater kedua dan propertinya sangat mirip dengan repeater pertama, Ini memberi tahu kita lebih banyak tentang properti repeater sebagai populasi," kata Shriharsh Tendulkar dari McGill University, Kanada.
FRB adalah gelombang pendek dan terang dari gelombang radio, yang datang dari hampir separuh jagad raya.
Sejauh ini, para ilmuwan telah mendeteksi sekitar 60 sinyal radio cepat tunggal dan dua yang berulang. Mereka percaya mungkin ada sebanyak seribu FRB di langit setiap hari. Ada sejumlah teori tentang apa yang menyebabkannya.
Mereka termasuk bintang neutron dengan medan magnet yang sangat kuat yang berputar sangat cepat, dua bintang neutron bergabung bersama, dan di antara minoritas pengamat, beberapa bentuk pesawat ruang angkasa alien. [BBC]yang berbeda.

Busa Tebal Muncul Kali Item, Ternyata Ini Penyebabnya

Busa Tebal Muncul Kali Item, Ternyata Ini Penyebabnya


Munculnya busa dengan volume tinggi muncul di Kali Item , Sunter, Jakarta Utara. Video penampakan busa tersebut sampai viral di media sosial. Informasinya, busa itu muncul akibat penyedotan kelebihan debit air dari Waduk Sunter Selatan 1.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Satuan Pelaksana Unit Pelaksana Kerja Badan Air Jakarta Utara Lambas Sigalingging di Jakarta, Selasa (1/1/2019).
"Jadi di situ kan ada pompa yang memompa air dari Waduk Sunter Selatan 1 dibuang ke Kali Item atau Kali Sentiong, kalau pompanya jalan, jadi kaya gerobokan dan itu yang bikin berbusa," ujar Lambas seperti diwartakan Antara.Kondisi Kali Item Sunter saat proses penyedotan oleh pompa air dari Waduk Sunter Selatan 1 ke Kali Item Sunter (UPK Badan Air Jakarta Utara.
Lambas menyebutkan hal tersebut sudah sering terjadi apabila debit air Waduk Sunter Selatan 1 yang menjadi penampung air sudah melebihi kapasitas penampungan sehingga harus disedot dan dialirkan ke Kali Sentiong.
Akibat dari penyedotan air tersebut adalah terbentuknya busa yang dihasilkan selama proses operasionalisasi pompa air. Busa tersebut menurutnya dalam kondisi tidak dapat terpecah oleh angin.
"Itu sama seperti yang terjadi di Kali BKT. Kalaupun ada angin dia tidak pecah. Kalau gerojokannya itu sudah kecil artinya limpahan air dari atas sudah berkurang, ya udah kembali normal," ujar dia.
Busa tersebut dapat menghilang segera setelah operasional pompa air berhenti total dan tidak menyedot air kembali.
Menanggapi isu adanya pencemaran oleh limbah yang mengakibatkan busa tinggi, Lambas mengaku tidak dapat menjelaskan, karena sudah menjadi kewenangan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah.

Tuesday, 8 January 2019

Kota Romawi kuno di dasar laut yang bergelimang dosa

Lebih dari 2000 tahun lalu, Baia adalah Las Vegas vers Kekaisaran Romawi
Orang-orang super kaya Romawi kuno biasa melakukan perjalanan akhir pekan ke kota ini untuk berpesta pora.
Para negarawan membangun vila-vila mewah di pantainya, dengan spa dan kolam berubin mosaik tempat mereka dapat memuaskan hasrat terliar mereka.
Seorang penduduk bahkan menyediakan nymphaeum - gua pribadi yang dikelilingi oleh patung-patung marmer, yang didedikasikan semata-mata untuk 'kesenangan duniawi'.
Lebih dari 2.000 tahun yang lalu, Baia adalah Las Vegas dari Kekaisaran Romawi - sebuah kota resor sekitar 30 km dari Napoli, di pesisir barat Italia, yang melayani hasrat para penyair, jenderal dan semua orang di sekitar lingkaran mereka.Orator kawakan Cicero menyusun pidatonya selama masa beristirahatnya di tepi teluk, sementara penyair Virgil dan Pliny sang naturalis memilih tempat tinggal yang mudah dijangkau dari pemandian umum yang menyegarkan.
Itu juga tempat di mana orang kaya dan berkuasa datang untuk melakukan urusan-urusan tak senonoh.
"Ada banyak kisah intrik terkait dengan Baia," kata John Smout, seorang peneliti yang telah bermitra dengan para arkeolog lokal untuk mempelajari situs tersebutRumor menyebut , Cleopatra melarikan diri dengan kapalnya dari Baia setelah Julius Caesar dibunuh pada 44BC, sementara Julia Agrippina merencanakan kematian suaminya Claudius di Baia sehingga putranya Nero bisa menjadi kaisar Roma.
"Dia meracuni Claudius dengan jamur mematikan," Smout menjelaskan.
"Tapi entah bagaimana dia selamat, jadi pada malam yang sama, Agrippina meminta dokternya untuk memberikan enema labu liar beracun, yang akhirnya berhasil."
Air mineral dan iklim yang lembut pertama kali menarik kaum bangsawan Roma ke Baia pada paruh kedua abad ke-2 SM, dan kota itu dikenal oleh mereka sebagai Ladang Phlegraean (atau 'menyala'), dinamakan demikian karena kaldera yang menandai wilayah tersebut.
"Saya mengunjungi situs itu ketika seorang bocah lelaki dan pemandu menusuk tiang payung ke tanah dan uap dan lahar keluar," kenang Smout.
Kaldera dihormati oleh orang-orang Yunani dan Romawi kuno sebagai pintu masuk ke dunia bawah tanah, tetapi itu juga memicu sejumlah kemajuan teknologi: penemuan lokal semen tahan air, campuran kapur dan batuan vulkanik, memacu konstruksi kubah lapang dan fasad marmer, serta kolam ikan pribadi dan kamar mandi mewah.
Namun mengingat reputasi Baia yang berdosa, mungkin pantas disebut bahwa banyak aktivitas gunung berapi di daerah itu juga menjadi kejatuhannya.

Selama beberapa abad, bradyseism, naik turunnya permukaan bumi secara bertahap yang disebabkan oleh aktivitas hidrotermal dan seismik, menyebabkan sebagian besar kota tenggelam ke dalam kuburan air, di mana ia masih menempatinya sampai sekarang.
Minat wisatawan di garis pantai yang dulunya populer itu terulang kembali pada tahun 1940-an, ketika seorang pilot membagikan foto udara sebuah bangunan tepat di bawah permukaan laut.
Segera, ahli geologi kebingungan dengan bekas lubang bor yang ditinggalkan oleh moluska pada reruntuhan yang ditemukan di dekat pantai, tanda-tanda bahwa bagian-bagian lereng bukit pernah turun di bawah permukaan laut.
Dua dekade kemudian, pejabat Italia menugaskan kapal selam untuk mensurvei bagian bawah laut kota.Apa yang mereka temukan sangat menarik: sejak zaman Romawi, tekanan bawah tanah telah menyebabkan tanah di sekitar Baia terus naik dan turun, mendorong reruntuhan kuno ke atas menuju permukaan laut sebelum perlahan-lahan menelan mereka lagi - semacam api penyucian geologis.
Situs arkeologi bawah laut ini secara tak resmi diberi predikat sebagai kawasan lindung laut, namun pada tahun 2002, akhirnya dibuka untuk umum.
Sejak itu, teknologi pemindaian 3D dan teknologi lainnya dalam arkeologi laut telah menawarkan pandangan pertama kali ke dalam bab kuno ini.
Penyelam, sejarawan dan fotografer telah mendokumentasikan rotunda dan portico yang tenggelam, termasuk Kuil Venus yang terkenal (bukan kuil, tetapi sebuah sauna termal) - penemuan yang pada gilirannya memberikan petunjuk untuk pesta pora paling keterlaluan di Roma.Karena bergelombangnya kerak bumi, reruntuhan ini sebenarnya terletak di perairan yang relatif dangkal, pada kedalaman rata-rata 6 meter, yang memungkinkan pengunjung untuk melihat beberapa struktur bawah lautnya yang menakutkan dari kapal berlantai kaca, atau videobarca.
Pusat penyelaman lokal seperti Centro Sub Campi Flegreo (yang bermitra dengan BBC dalam film dokumenter tentang Baia baru-baru ini) juga menawarkan wisata snorkeling dan scuba city yang tenggelam beberapa kilometer di Laut Tyrrhenian.
Pada hari yang tenang, pengunjung dapat melihat kolom-kolom Romawi, jalan-jalan kuno, dan alun-alun yang diaspal dengan rumit. Patung Octavia Claudia (saudara perempuan Kaisar Claudius) dan Ulysses menandai pintu masuk ke gua bawah air, lengan mereka yang terentang penuh dengan teritip.
Ada banyak yang bisa dilihat di atas garis air. Bahkan, banyak dari patung yang terendam sebenarnya adalah replika; aslinya dapat ditemukan di atas bukit di Kastil Baia, di mana Pengawas Arkeologi untuk Campania mengelola sebuah museum peninggalan yang ditarik dari laut.
Banyak reruntuhan Romawi di atas tanah juga terlihat dekat di Parco Archeologico delle Terme di Baia, bagian dari kota kuno yang masih di atas permukaan laut.
Digali pada tahun 1950 oleh Amedeo Maiuri, arkeolog yang juga menggali Pompeii dan Herculaneum, situs sejarah di atas tanah menampilkan sisa-sisa teras mosaik dan pemandian berkubah.Di sekitar Parco Archeologico delle Terme di Baia, Baia modern adalah bayang-bayang kemegahan sebelumnya, meskipun Baia masih menangkap semangat kemalasan dan kesenangan.
Belakangan ini garis pantai yang dulunya dipenuhi dengan rumah-rumah besar dan tempat pemandian memiliki marina kecil, sebuah hotel, dan beberapa restoran makanan laut yang berbaris di jalan sempit yang membentang di timur laut menuju Napoli.
Waktu mungkin habis untuk melihat peninggalan yang hilang dari kemewahan Italia kuno ini: seismolog memperkirakan aktivitas vulkanik lebih lanjut di sepanjang pantai Baia dalam waktu dekat, membuat nasib kota tidak menentu lagi.
Sebanyak 20 gempa kecil tercatat di daerah ini tahun lalu saja, dan pembicaraan dalam beberapa tahun terakhir telah menyentuh secara permanen menutup reruntuhan yang tenggelam ke pengunjung.
Untuk saat ini, bagaimanapun, pengunjung dapat mencari kota bawah laut ini untuk pintu masuk tersembunyi - jika tidak ke dunia bawah laut, maka setidaknya ke beberapa harta karun bawah tanah yang spektakuler.

Tuesday, 1 January 2019

Tsunami Waiteba, Pembunuh dalam Senyap



Di wilayah Indonesia sebenarnya sebelumnya pernah terjadi musibah serupa seperti halnya tsunami yang terjadi di Selat Sunda.
Tsunami Lomblen Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi pada 18 Juli 1979 juga dipicu peristiwa longsoran lereng (flank collapse).
Berdasarkan laporan masyarakat setempat, beberapa saat sebelum terjadinya tsunami tidak ada guncangan gempa bumi.
Catatan seismogram Stasiun Geofisika BMKG Kupang yang lokasinya paling dekat saat itu, juga tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa tektonik di Nusa Tenggara Timur.
Tsunami juga tidak disebabkan aktivitas erupsi gunung api bawah laut. Laporan dari instansi terkait menunjukkan bahwa saat itu memang tidak terdapat aktivitas erupsi gunung api di sekitar Pulau Lomblen.
Menurut Jonatan Lassa (2009), tsunami Lomblen disebabkan peristiwa longsoran gunung api.
Dalam laporannya, Hadian (1979), menyatakan bahwa tsunami Lomblen dipicu longsoran tebing pada sisi utara di Gunung Werung. Material longsoran tebing dalam volume sangat besar runtuh dan masuk ke laut hingga membangkitkan tsunami dahsyat.
Menurut Elifas (1979) daerah yang mengalami bencana tsunami tersebut lebih kurang 50 kilometer sepanjang Teluk Labala di bagian barat hingga Teluk Waiteba di bagian timur.
Brune dkk (2010) melaporkan gelombang tsunami setinggi 7 hingga 9 meter akibat longsoran itu menerjang kawasan daerah Lembata di Pulau Lomblen hingga sejauh 1.500 meter dari pantai. Tsunami menimbulkan kerusakan dan korban jiwa sangat besar.
Menurut laporan, dampak tsunami ini tercatat sebanyak 539 orang meninggal, sementara sebanyak 700 orang hilang dari 4 desa.
International Herald Tribune 23 Juli 1979 melaporkan bahwa sebanyak 700 orang meninggal di 4 desa.
Laporan International Herald Tribune sehari kemudian direvisi mengikuti keterangan Gubernur Ben Mboi menjadi 539 meninggal dan 364 hilang (Jeffery, 1981).
Kajian empirik oleh Yudhicara dkk. (2015) menunjukkan bahwa sistem geothermal adalah pemicu terjadinya longsoran.*

SPONSOR